Balas Dendam Di Kanjuruan

Diposkan oleh Saiful Lutfi on Kamis, 21 Februari 2013

Pertarungan Antara Arema Vs Sriwijaya
Laga panas yang beraromakan dendam antara Arema Indonesia melawan Sriwijaya fc tak akan terelakkan di stadion Kanjuruan , Minggu 24/02/2013 malam. Arema Indonesia pernah dipermalukan Sriwijata FC di stadion manahan solo saat bertanding di babak semifinal inter island cup 2012 lalu. Namun singo edan yang kini menjadi tuan rumah sudah menyiapkan strategi "Balas Dendam" untuk bisa meraih poin penuh di hadapan puluhan ribu Aremania yang memadati stadion kanjuruan.


Asisten pelatih Arema, Satia Bagdja Ijatna menyebut kini Kayamba Gumbs dkk tengah mengasah variasi permainan yang berorientasi serangan tengah. “Selama ini kita sering dapat gol dari umpan crossing dan kecepatan sayap, itu sudah terbaca. Sekarang kita variasikan untuk permainan menusuk dari tengah,” tutur Satia kepada Malang Post. Dari 14 gol home dan 2 gol away yang sudah dilesakkan Christian Gonzales dkk, separuh lebih berawal dari kombinasi permainan sayap. Dengan menambah variasi serangan tengah, permainan Arema tak akan mudah terbaca Kas Hartadi, headcoach SFC. “Kita sekarang fokus main tengah, tapi ada syarat agar variasi permainan berhasil, yakni anak-anak harus berani pegang bola, sabar, dan ngotot rebut bola bila kehilangan, usaha kita gak boleh kalah, kengototan kita gak boleh kalah,” tandas Satia.

Menurutnya, strategi ini didapat Arema dari kekalahan di IIC 2012. Saat itu, skuad besutan Rahmad Darmawan (RD) ini ditekuk 0-1 oleh Laskar Wong Kito, julukan SFC dan harus pulang tertunduk meski Aremania banyak berdatangan ke kandang Pasoepati, suporter fanatik Persis Solo tersebut. Hal inilah yang kini melecut semangat revans Arema. Di atas kertas, sebenarnya rekor pertemuan selama pra musim antara Arema dan SFC cukup seimbang. Sebelum digulung 0-1 di Manahan Solo, Arema pernah menang lawan Mahyadi Panggabean dkk di jeda pra musim. Tahun lalu, sebelum IIC 2012, Alberto Goncalves menjadi satu-satunya pencetak gol lewat titik pinalti dalam laga ujicoba lawan SFC. Sebelum laga Minggu nanti, kedua tim juga sedang dipenuhi optimisme. Arema baru saja menang 2-1 di kandang Persija, sementara SFC mendapatkan poin penuh di Stadion Jaka Baring, Palembang, usai menenggelamkan Pelita Bandung Raya, 2-0, Minggu (17/2) lalu. “Rekor kita imbang lawan SFC, kita menang di ujicoba, tapi Minggu ini kita yang menang di Kanjuruhan,” tutur Satia.(MalangPost)
Baca selengkapnyaBalas Dendam Di Kanjuruan

Pemain Arema Dilarang Protes

Diposkan oleh Saiful Lutfi

Menjaga Sportifvitas Pertandingan

Selain memperkuat latihan fisik dan strategi dalam bermain, tim Arema indonesia juga melatih mental para pemainnya. Salah satunya adalah pemain tidak boleh terlalu banyak perhatian terhadap wasit. Sudah menjaga rahasia umum jika wasit di Indonesia banyak tidak bagus, namun adanya peningkatan kualitas wasit musim ini harus layak diapresiasi. Tetapi pemain Arema kecuali kapten tidak boleh banyak protes terhadap dengan keputusan wasit karena akan mengganggu konsentrasi dalam permainan. "Pemain harus konsentrasi kepada permainannya, saya sering melihat konsentrasi itu hilang di saat pemain sudah tidak terima dengan keputusan wasit" ungkap Satria Bagja yang masih memimpin latihan tim Arema Indonesia.

Menurut Satria dirinya memberikan contoh ada salah satu yang krusial dari pemain menunggu keputusan wasit, misalnya ketika ada teman yang tergeletak dilapangan, kebanyakan para pemain sudah berteriak meminta wasit atau tim lawan menghentikan permainan. Padahal ini harus segera diubah. "Konsentrasi harus tetap kepada dimana bola dialirkan, jangan berteriak kepada wasit untuk segera menghentikan laga," urainya. Contoh lain adalah pemain suka protes kepada keputusan wasit. Padahal ini harus segera diubah, pasalnya, pemain yang mulanya berkonsentrasi penuh menjadi berubah usai keputusan tersebut menguntungkan tim lawan. "Intinya jangan sampai konsentrasi berubah, itu saja," kata Satria.  (sumber : http://www.facebook.com/P.Arema.Indonesia?ref=stream )

 
Baca selengkapnyaPemain Arema Dilarang Protes

Aremania Penonton Terbanyak ISL

Diposkan oleh Saiful Lutfi

Aremania Yang Selalu Mendukung Arema
Predikat sebagai suporter paling loyal dan fanatik di kancah Indonesia super league (ISL),tampaknya akan tetap tertuju pada Aremania, yakni suporter Arema Indonesia. Aremania membuat tim berjuluk singo edan ini menjadi pemuncak 10 besar daftar pertandingan dengan daftar penonton terbanyak. Urutan pertama ketika Arema melawan Persiram Raja Ampat yang berakhir dengan kemenangan Arema dengan skor 3-0 pada tanggal 13 januari 2013 lalu. Jumlah penonton stadion kanjuruan pada saat itu mencapai 29.591 orang.


Media Officer Arema, Sudarmadji, juga membenarkan keaslian daftar list 10 besar penonton ISL terbanyak ini. Dia menyebut, loyalitas Aremania sudah tak diragukan lagi. Y‘’Kalau urusan loyalitas dan kesetiaan kepada Arema, Aremania itu tak diragukan. Mungkin fanatisme seperti Aremania belum ada duanya di ISL. Jargon tidak kemana-mana, tapi ada dimana-mana untuk Aremania itu masih berlaku sampai sekarang,’’ tutur Sudarmadji. Tapi, yang lebih membanggakan lagi, dari daftar 10 besar jumlah penonton terbanyak ISL, Aremania juga mendominasi. Setidaknya, ada empat laga Arema yang dapat predikat penonton terbanyak. Selain peringkat satu, peringkat dua juga diduduki oleh Aremania (lihat grafis). Yakni, laga Arema lawan Mitra Kukar, 3 Februari lalu, mencatatkan rekor 29.493 penonton.
Saat menjamu Persisam Putera Samarinda, 7 Februari 2013, Aremania mencatatkan rekor sebanyak 25.038 penonton, membuat laga tersebut menduduki peringkat 5 pertandingan dengan penonton terbanyak di ISL. Terakhir, Aremania yang berkolaborasi dengan The Jakmania pada laga Persija kontra Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 16 Februari lalu, mencatatkan jumlah penonton 21.463 penonton, membuat laga ini berada di peringkat 8 terbanyak di ISL. Sudarmadji menilai, Aremania bukan sekadar suporter yang memberi dukungan ke Arema. ‘’Aremania itu bukan suporter biasa, yang cuma nyanyi-nyanyi di tribun. Mereka adalah aktor utama yang mengeksistensikan sepakbola secara kultural,’’ tutur mantan wartawan ini. Ia pun mengungkapkan, bukan hanya laga home saja yang selalu dipenuhi oleh suporter.

Saat Arema bertandang ke kandang lawan, stadion hampir selalu penuh. Karena selain ada Aremania yang ikut memadati stadion, suporter lawan pun datang demi menyaksikan laga Arema dan melihat fanatisme Aremania. Bisa jadi, kata Sudarmadji, Aremania dan Arema merupakan klub pilot project yang menghidupkan sepakbola Indonesia secara keseluruhan. ‘’Aremania adalah suporter ideal pilot project industri sepakbola Indonesia yang kreatif dan inovatif dengan berbagai bentuk dukungannya,’’ tandasnya. Sementara itu, Aremania Korwil Kelayatan, Ahmad Gozali pun tak heran, bila Aremania berada di puncak daftar 10 besar penonton terbanyak ISL. ‘’Loyalitas kita tak tersaingi. Tapi, loyalitas ini harap diimbangi dengan prestasi dari tim Arema itu sendiri. Kalau prestasi semakin naik, maka jumlah itu akan semakin banyak lagi. Saya yakin kita bisa kembali masuk daftar suporter terbanyak di Asia,’’ tandas pria yang akrab disapa AK. (MalangPost)
(sumber : http://www.facebook.com/P.Arema.Indonesia?ref=stream )
Baca selengkapnyaAremania Penonton Terbanyak ISL

TIDAK BISA MERAIH POIN PENUH DI PEKANBARU

Diposkan oleh Saiful Lutfi on Kamis, 14 Februari 2013



Penjagaan Thiery Ghatusi terhadap pemain psps 
PSPS Pekanbaru sukses mengakhiri paceklik kemenangan pada kompetisi Indonesia Super League. Menjamu Arema FC di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkingang, Kampar, Selasa (12/2), PSPS meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol Ndiaye Pape Latyr pada menit ke-42. Kemenangan perdana tersebut tentu saja disambut gembira oleh seluruh awak tim Asykar Bertuah. Apalagi lawan yang dihadapi adalah tim bertabur bintang. Perubahan pola menjadi3-5-2 berjalan dengan baik, dan mampu mematikan pergerakan para striker Arema yang sangat bagus." kata Mundari Karya seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia. Selain itu, Mundari menilai kemenangan ini juga karena para pemain termotivasi dengan baik dan dukungan suporter dan dukungan dari pemerintah Kampar. "Selain itu, cuaca yang sangat panas tidak dapat dipungkiri membuat pemain Arema kesulitan berkembang," ujar Mundari.
Sementara itu pelatih Arema, Rahmad Darmawan menilai kekalahan ini disebabkan banyaknya peluang yang tercipta gagal untuk dimaksimalkan dengan baik oleh para penggawa Singo Edan.

"Kedua tim di babak pertama bermain hati- hati, sehingga kurang menarik dan kami kecolongan dari serangan yang cepat. Pada babak kedua kami coba mengubah pola permainan untuk lebih agresif lagi. Saya puas dengan kinerja tim namun tidak puas dengan sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan," ujar Rahmad Darmawan. Dengan kekalahan ini, Arema harus puas di posisi 3 klasemen sementara Indonesia Super League dan tergeser oleh Persegres yang di waktu yang sama meraih hasil imbang atas Persija Jakarta. (sumber : Wearemania.net - )
Baca selengkapnyaTIDAK BISA MERAIH POIN PENUH DI PEKANBARU

Greg Cedera, Ridhuan dan Purwaka Belum Fit

Diposkan oleh Saiful Lutfi



Banyak pemain belum fit

Arema harus kembali mengalami kekalahan di ajang kompetisi indonesia super league (ISL) 2012/2013.kali ini Arema harus mengakui keunggulan tim tuan rumah PSPS Pekanbaru (12/02/2013) dengan skor tipis yaitu 1-0.

Kekalahan tersebut membuat pelatih, Rahmad Darmawan tampak kecewa. Hal tersebut dikarenakan, banyaknya para pemain Arema tidak dalam kondisi fit seratus persen untuk bertanding. Pelatih yang biasanya disapa dengan RD ini mencontohkan ia terpaksa menarik keluar Purwaka Yudhi dan M. Rdhuan lebih cepat, karena kedua pemain tersebut mengeluhkan kondisi fisiknya. Purwaka keluar digantikan oleh Hendro Siswanto, sedangkan Ridhuan diganti oleh Dendi Santoso.

“Tadi dari ruang ganti, atau dipinggir garis, kita sudah terus lakukan pantau pemain. Tapi memang pada situasinya, banyak pemain yang tidak dalam kondisi fisik terbaiknya. Dari beberapa pemain yang memang baru pulih dari cederanya, belum begitu pulih. Beberapa pemain minta untuk diganti, seperti Ridhuan dan Purwaka tadi. Memang ini suatu proses yang harus kita lalui,” ujarnya.

Sedangkan untuk Greg Nwokolo, sebenarnya sudah dimasukkan dalam starting eleven Arema untuk mengahadapi PSPS. Keputusan tersebut diambil oleh RD karena ia sudah berkonsultasi dengan dokter tim, maupun Greg sendiri. Namun pada saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan, Greg menyatakan tak sanggup bermain karena cederanya.

“Untuk Greg, kita selalu mengecek kesehatan pemain ke dokter tim, dan pemain itu sendiri. Dokter bilang ok, dan Greg bilang bisa main. Akhirnya saya turunkan dia bermain, tapi ketika warming up dengan intensitas yang tinggi ia akhirnya menyerah, dan memang cederanya tak dapat dipaksakan,” pungkas calon kuat pelatih Timnas U-23 ini. (Ongisnade.co.id)
Baca selengkapnyaGreg Cedera, Ridhuan dan Purwaka Belum Fit